Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 14 September 2012

Cara mencegah sariawan pada bayi

Yudha Haris | 20.11

ARTIKEL TERKAIT:

Seringkali kita menemui bayi yang rewel,gelisah,susah makan,dan minum. Ketika diberi ASI/Formula, mulanya mau tetapi beberapa saat ia menangis. Biasanya sang ibu menyimpulkan bahwa susu tersebut sudah tak cocok.
GEJALA SARIAWAN
Spesialis anak Nur Aisyah mengatakan, sariawan pada bayi sering terjadi karena adanya gesekan antara mulut bayi dan dotnya ketika menyusui sehingga menyebabkan luka lecet. Jika ada kuman dari luka tersebut tertelan dan daya tahan bayi tersebut menurun, maka akan timbul infeksi yang menimbulkan rasa nyeri. Sehingga meski bayi dipaksa minum malah menangis keras. Ada pula yang disebabkan oleh gigitan, biasanya terjadi ketika gigi pada bayi tumbuh. Ada juga yang disebabkan karena jamur candidaaalbican. "memang Ini sulit dikenali tandanya. Karena masih bayi, jadi hanya rewel saja" tutur dr. Nur Aisyah.
Suhu badan bayi sampai pada 40 derajat celcius,mengeluarkan air liur banyak,selalu merintih,dan ketika dipaksa makan/minum pasti akan dimuntahkan,mulutnya juga berbau(biasanya ada jamur pada botolnya). Imbuh sang dokter.
Jika ditemui gejala diatas, maka periksalah mulut bayi tersebut. Tandanya berbentuk melingkar kecil berwarna putih kekuningan dengan warna merah melingkar pada bagian putihnya. Lokasinya terdapat pada bibir,lidah, dan langit-langit tenggorokan. Umumnya juga disertai panas.
Sariawan juga bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi, yang disebabkan karena jamur harus diobati dengan obat antijamur. Jika ada jamur yang tertelan, bayi terancam terkena diare.
BERI AIR PUTIH
Meskipun sariawan hanya sepele, bayi sulit makan dan minum. Jika tak diobati , kondisi bayi akan terus menurun dan menyebabkan sakit karena tidak ada energi dari asupannya. Untuk mengatasi jika bayi sudah terkena sariawan, ada yang harus diperhatikan ibu ketika memberi asupan. Pada saat menyuapi, pakailah sendok kecil yang lembut secara perlahan.
Jika bayi menangis, jangan diteruskan. Ulangi lagi sesudah bayi terdiam. Usahakan ketika memberi minum jangan dengan botol, lebih baik gunakan sendok atau langsung menyusui. Dan jangan sampai menyentuh bagian yang terdapat sariawan. Berikan asupan yang banyak mengandung vitamin B dan C dari sayuran dan buah guna mempercepat proses penyembuhan.
Untuk mencegah sariawan pada bayi, ibu harus memastikan kondisi bayi tetap sehat. Dan beri asupan yang banyak mengandung vitamin agar daya tubuh bayi tetap fit. Selalu pastikan dalam keadaan bersih pada peralatan makan bayi. Selalu kontrol mulut bayi dan bersihkan secara rutin setelah makan dan minum. Dengan begitu bayi anda akan terhindar dari sariawan serta penyakit yang lain

Yudha Haris WeBlog Sites © 2013. All Rights Reserved | Powered by-Blogger

Distributed By-Blogspot Templates | Designed by-Windroidclub